Label

B.Indonesia (4) b.inggris (3) b.sunda (1) biografi (2) Biologi (7) cerita pengalaman (18) cerpen (2) Cheat Point Blank (20) Cheats (18) cracking (3) ekonomi (2) Fisika (13) games (3) Geografi (5) hari raya (1) HPO (1) informasi (11) jualan (3) kimia (20) koleksi (3) matematika (8) musik (1) ngakak (16) ninja saga (9) Pelajaran (127) Pengetahuan (52) perenungan (27) PKN (29) PLH (6) rajutan (1) rempah (1) Request (7) sejarah (8) Seni Budaya (7) Seram (2) sinopsis film (2) software (10) sosiologi (2) story telling (1) TIK (13) tugas (121) Tutorial (38)

Selasa, 16 Oktober 2012

proses pencernaan karbohidrat , protein dan lemak

 PENCERNAAN KARBOHIDRAT
Pencernaan karbohidrat dalam mulut : Proses  pencernaan makanan karbohdrat dimulai di dalam mulut, ketika makanan dikunyah makanan bercampur dengan saliva, yang terdiri atas enzim ptyalin (suatu α amylase) yang terutama disekresikan oleh kelenjar parotis. Enzi mini menghidrolisis tepung menjadi disakarida maltose dan polimer glukosa kecil lainnya yang mengandung 3 sampai 9 molekul glukosa (seperti maltotriosa dan α limit dekstrin) yang merupakan titik cabang molekul tepung.
Tetapi makanan berada dalam mulut hanya untuk waktu yang singkat, dan mungkin tidak lebih dari 5 % dari semua tepung yang dimakan telah dihidrolisis pada saat makanan ditelan. Pencernaan makanan berlanjut di usus halus.
Pencernaan oleh amylase Pankreas : Sekresi pancreas mengandung sejumlah besar α amylase yang fungsinya hamper mirip dengan α amylase saliva tetapi beberapa kali lebih kuat. Oleh karena itu dalam waktu 15 sampai 30 menit setelah kimus dikosongkan dari lambung ke dalam duodenum dan bercampur dengan getah pancreas , sebenarnya semua tepung telah dicernakan. Pada umumnya hamper semua tepung diubah menjadi maltose dan polimer – polimer glukosa yang sangat kecil lainnya sebelum keduanya melewati duodenum atau jejunum bagian atas.
Hidrolisis disakarida dan polimer – polimer glukosa kecil menjadi monosakarida oleh enzim – enzim epitel : Terdapat 4 enzim yang terletak pada vili usus halus, yaitu enzim lactase, sukrase , maltase dan α – dekstrinase, yang mampu memecahkan disakarida laktosa, sukrosa, dan maltose demikian juga polimer – polimer glukosa lainnya menjadi unsure monosakarida .
Amylase pancreas menghidrolisis pati , glikogen dan polisakharida menjadi disakarida , termasuk maltosa.
pencernaan karbohidrat copy
MONOSAKARIDA

 
PENCERNAAN  PROTEIN
Protein  dalam makanan dibentuk dari rantai panjang amino yang diikat bersama oleh ikatan peptide. Ikatan yang khas adalah  sebagai berikut :
rangkaian peptida
Pencernaan protein dalam lambung :  Pepsin enzim peptic lambung yang penting ,paling aktif pada pH 2,0 sampai 3,0 dan tidak aktif pada kira kira pH di atas 5.  Akibatnya agar enzim ini dapat melakukan kerjanya terhadap pencernaan protein, maka cairan getah lambung harus bersifat asam. Kelenjar lambung mensekresi sejumlah besar asam hidroklorida. Asam hidroklorida ini disekresikan oleh sel-sel parietal pada pH kira kira 0,8, tetapi pada saat asam hidroklorida bercampur dengan isi lambung dan bersama dengan sekresi dari sel-sel kelenjar nonparietal lambung, pH berkisar antara 2,0 sampai 3,0 suatu batas asiditas yang cukup tinggi untuk aktivitas pepsin.
sekresi hcl lambung
CERNA PROTEIN 1
Pencernaan Protein oleh sekresi Pankreas :  Kebanyakan pencernaan protein terjadi terutama dalam usus halus bagian atas, di dalam duodenum dan jejunum, di bawah pengaruh enzim-enzim proteolitik dari sekresi pancreas.
 Saat protein meninggalkan gaster , protein biasanya terutama dalam bentuk proteosa , pepton dan polipeptida polipeptida besar. Segera setelah masuk usus halus produk yang sudah dipecahkan sebagian diserang oleh enzim – enzim proteolitik utama pancreas, tripsin, kimotripsin, karboksipeptidase dan proelastase . Baik tripsin maupun kimotripsin dapat memecahkan molekul – molekul protein menjadi polipeptida polipeptida kecil kecil, karboksipeptidase kemudian memecah polipeptida menjadi asam amino. Proelastase meningkatkan elastase yang kemudian mencernakan serabut – serabut elastin yang menahan daging.
skema pankreas
CERNA PROTEIN 2


LIPID DIGESTION
Pencernaan lemak dalam usus : Sejumlah kecil trigliserida dicernakan di dalam lambung oleh lipase gaster. Pada dasarnya semua pencernaan lemak terjadi di dalam usus halus , sebagai berikut :
Emulsifikasi lemak oleh asam empedu : Tahap pertama dalam pencernaan lemak adalah memecahkan gelembung lemak menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga enzim pencernaan yang larut dalam air dapat bekerja pada permukaan gelembung lemak. Proses ini disebut emulsifikasi lemak, dan dicapai sebagian malalui pergolakan di dalam usus halus di bawah pengaruh empedu, sekresi hati yyang tidak mengandung enzim pencernaan apapun. Akan tetapi , empedu mengandung sejumlah besar garam empedu juga fosfolipid lesitin , yang keduanya , tetapi terutama lesitin sangat penting untuk emulsifikasi lemak .
Pencernaan trigliserida oleh lipase pancreas : Sejauh ini enzim yang paling penting untuk pencernaan trigliserida adalah lipase pancreas di dalam getah pancreas. Enzi mini terdapat dalam jumlah sangat banyak di dalam getah pancreas, cukup untuk mencernakan semua trigliserida yang dapat dilakukan dalam beberapa menit.
Produk akhir pencernaan lemak : Sebagian besar trigliserida dalam makanan dipecahkan oleh getah pancreas menjadi asam lemak bebas dan 2-monogliserida.


pensernaan lemak 

SUMBER : http://www.sman2-tsm.sch.id/2011/01/sistem-pencernaan-manusia-2/

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India