Labels

B.Indonesia (4) b.inggris (3) b.sunda (1) biografi (2) Biologi (7) cerita pengalaman (18) cerpen (2) Cheat Point Blank (20) Cheats (18) cracking (3) ekonomi (2) Fisika (13) games (3) Geografi (5) hari raya (1) HPO (1) informasi (11) jualan (3) kimia (20) koleksi (3) matematika (8) musik (1) ngakak (16) ninja saga (9) Pelajaran (127) Pengetahuan (52) perenungan (27) PKN (29) PLH (6) rajutan (1) rempah (1) Request (7) sejarah (8) Seni Budaya (7) Seram (2) sinopsis film (2) software (10) sosiologi (2) story telling (1) TIK (13) tugas (121) Tutorial (38)

Monday, September 24, 2012

Cara Melakukan Pemijahan Ikan Cupang dan Perawatan Burayak


Ikan cupang yang dipelihara dengan tujuan untukdibudidayakan tentu tidak lepas dari pemijahan ikan cupang. Pemijahan bertujuan untuk mengembangbiakkan ikan cupang dan sekaligus membantu mencari bibit unggul dari persilangan antara cupang yang satu dengan yang lainnya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memijahkan ikan cupang dan cara-cara pemijahan ikan cupang.
 
1.Siapkan pasangan yang akan dikawinkan ( usahakan itu merupakan jantan dominan dan induk dominan serta keduanya harus sudah cukup umur dan berada pada kondisi yang sehat )

2.Berikan makanan secukupnya kepada ikan cupang yang akan dikawinkan tersebut sebelum dilakukan pemijahan   

3. Usahakan menggunakan betina yang belum pernah dikawinkan, hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, karena menurut penelitian, hasil telur perkawinan ikan cupang yang pertama merupakan hasil yang paling optimal dibanding dengan hasil produksi telur yang ke 2 kali.

4. Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang sama secara langsung dan tidak perlu tahap pengenalan atau perjodohan, karena saya melakukannya begitu juga dan tidak mengalami masalah apa - apa kecuali salah satu dari cupang tersebut belum siap kawin, maka tidak akan ada telur yang dapat dihasilkan.
Catatan " dalam waktu 1 x 24 jam atau 1 hari akan ada telur dengan syarat kedua cupang sudah siap kawin " saya menuliskan ini sesuai dengan hasil budidaya saya sendiri dan jika dalam waktu 2 hari blm ada telur maka pisahkan betina dari tmpt jantan, karena ini menunjukan kalau mereka belum siap kawin.

Persiapan Wadah Pemijahan 

1. Anda dapat menggunakan wadah berupa aquarium, gentong atau ember/baskomplastik sebagai tempat pemijahan. Jangan gunakan tempat yang terlalu lebar.  

2. Isi dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 10 s/d 15 Cm Ini dimaksudkan agar suhu air didasar tidak terlalu dingin, memudahkan si jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa. Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius. 

3. Siapkan media pijah (substrat) bisa berupa tanaman air seperti Java Moss, daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut rafia atau lembaran plastik bening tempat si jantan membuat busa/sarang untuk meletakkan telur. Biasanya sering menggunakan plastik bening dengan pertimbangan karena bisa memonitor telur dengan melihat dari bagian atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih. Ukuran plastik cukup 10×15 cm atau 10×10 cm saja.

4. Jangan lupa berikan sedikit garam ke tempat dimana akan dilakukan pemijahan , hal ini dilakukan karena untuk meminimalkan tumbuhnya jamur yang dapat menyerang ikan cupang kita.

 

Pemijahan

 

Pada indukan jantan yang matang warna siripnya terlihat lebih cerah dan pada induk betina perutnya terlihat membuncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran pengeluarannya. 

1. Masukkan jantan dan betina yang akan dikawinkan ke wadah pemijahan yang telah disiapkan dan biarkan selama 1 hari serta jangan lupa tutup tempat pemijahan tersebut. dan usahakan tempat yang dijadikan tempat pemijahan itu gelap.

2. Dalam tempo antara 2 hingga 8 jam si jantan akan membangun busa pada substrat yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madunya. Sarang dibuat oleh si jantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskannya dibawah permukaan daun atau tanaman air yang mengapung dipermukaan air. betina yang siap dikawinkan adalah betina yang sudah cukup umurnya dan memiliki bintik putih dibagian perut dan perut sedikit buncit, serta badan yang akan belang-belang warna putih. Sedangkan pada jantan, dapat dilihat dari sifatnya yang sangat suka membuat gelembung busa diatas permukaan air dan itu merupakan tanda bahwa si jantan siap dikawinkan
3. Jika dalam waktu 2 hari masih tidak ada telur, maka segera pisahkan pasangan tersebut

4. Proses pernikahan akan terjadi selama kurang lebih 2-3 hari 


5. Pada saat pemijahan tubuh si jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf “U” dengan ventral saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma si jantan. Telur-telur tersebut akan berjatuhan ke dasar dan segera diambil si jantan dengan mulutnya untuk diletakkan di sarang busa. Proses pemijahan ini bisa berlangsung selama berjam-jam dan dengan proses yang berulang-ulang, dan merupakan ritual yang sangat menarik untuk dilihat.  

6. Aktifitas pemijahan berakhir dengan tanda-tanda si jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa.  Dengan tujuan agar sibetina tidak memakan telurnya sendiri

7. Setelah aktifitas pemijahan selesai, segera angkat induk betina dan letakkan di aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue/pomate untuk pengobatan luka-luka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu. Selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh si jantan.  

8. Berikan sedikit makanan kepada sijantan selama proses penjagaannya terhadap anak-anaknya. 

9. Telur-telur yang subur akan menetas setelah 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat Celcius. Dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman. 

10. Bila burayak telah dapat berenang bebas indukan jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina. Setelah 7 hari indukan jantan telah siap untuk dikawinkan lagi. Perlu dicatat bahwa cupang tidak akan pernah mau kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya. 

Pembesaran Anakan Ikan Cupang

Burayak sampai umur 2-3 hari tidak perlu diberi makan karena adanya cadangan kuning telur (egg yolk) dalam tubuhnya. Pembesaran burayak tidak sesulit seperti yang kita bayangkan asal kita mengetahui tahap-tahapnya, dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi para breeder pengembangbiak.
  1. Dengan meletakkan tanaman air pada wadah pemijahan berguna dalam menyumbangkan sedikit infusoria secara alami buat burayak.
  2. Setelah burayak dapat berenang bebas secara otomatis dan naluri alamiahnya akan berburu untuk makan, dan secara naluri pula mereka dengan atraktif akan menyerang sesuatu yang bergerak.
  3. Pada saat burayak berumur 3-4 hari dapat diberikan vinegar eels (belut cuka), gerakannya disukai serta menarik minat burayak dan bentuknya yang sangat kecil cukup pas untuk burayak memakannya. Anda dapat juga memberi makan burayak dengan infusoria, rotifera atau micro worms (cacing sutra).
  4. Setelah burayak berumur 1 minggu dapat diberikan pakan kutu air saring atau BBS (Baby Brine Shrimp)/Artemia yang telah dikultur.
  5. Pemberian kutu air dan Artemia bisa dilanjutkan hingga burayak berumur 3 minggu, dan dapat juga dicampur/divariasi dengan cacing tubifex sp., chironomus sp., ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama.
  6. Pada umur 5 minggu burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ketempat yang lebih besar ataupun kolam. Pada saat ini porsi pemberian pakan lebih banyak dan dilakukan penggantian air secara kontinyu.
  7. Pada usia 4 hingga 6 minggu burayak mulai terbentuk organ labirinnya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas (mengambil oksigen langsung dari udara).
  8. Setelah lewat umur 6 minggu pemberian diet makanan mulai variatif, jentik nyamuk (cuk), kutu air dan bloodworm.
  9. Lakukan penggantian air sebanyak 30% dengan cara siphon atau membuka drain/valvenya, sekaligus membersihkan kotoran dan sisa pakan yang ada didasar. Kemudian tambahkan air baru yang telah diendapkan secara lembut/perlahan. Sejak usia 4 minggu naluri bertarung sudah mulai tampak dan penggantian atau penambahan air baru/bersih akan merangsang aktivitas hormonal ikan yang mengarah kepada agresivitasnya. Untuk meminimalisir pertarungan, gunakan tempat atau space yang lebih besar atau dapat juga meletakkan tanaman air hidrilla atau dapat juga menggunakan serabut rafia untuk menghindari pertemuan langsung yang berakibat timbulnya pertarungan.
  10. Umur 7 hingga 8 minggu mulai dapat disortir jantan atau betina.
  11. Umur 10 hingga 12 minggu dapat disortir berdasarkan grade A, B, atau C. pisahkan mereka karena masing-masing memiliki nilai jual yang berbeda.
  12. Pilih anakan yang kwalitas baik atau super, dan diletakkan mereka dalam aquarium terpisah (soliter). Gunakan aquarium berukuran minimal 15x15x20 Cm. dan lakukan penggantian air 30% – 50% setiap 3 – 7 hari. Kunci utama dalam perawatan adalah kwalitas air yang baik dan pakan yang baik, karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan.
di atas merupakan tulisan saya sendiri serta gabungan dari kutipan berbagai sumber tentang cara pemijahan ikan cupang sekaligus cara pembesaran anakan cupang agar tumbuh dengan sehat dan selamat hingga dewasa.
Reactions:

37 comments:

Anonymous said...

itu setelah anakan menetas pejantan di pisahkan atau tidak

Sulaiman Agan said...

sebaiknya dipisahkan saja , terus beri makan kutu air sedikit saja jangan kebanyakan nanti malah mati

Awal Adil said...

Mas Sulaiman Kenapa pada saat saya masukan cupang jantan Dan betina secara Lansung cupang jantan seperti sedans bertarung Dan kalau dalam Bahasa Sunda *dicapluk Tolong infonya

Sulaiman Agan said...

mungkin dimasukan ke dalam aquariumnya terlalu dini , masukkan cupang jantannya waktu sudah membuat buih banyak diatas aquarium , baru masukan cupang betina yg sudah dewasa atau siap kawin, coba juga cupangnya yg sejenis :)

syahrus farabi said...

kalo ikan cupang jantan yang sirip nya rumbay-rumbay... yang betinanya harus rumbay rumbay juga????
apa semua jenis ikan cupang akan membuat buih....?

Sulaiman Agan said...

biasanya kalau ikan cupangnya sudah dewasa atau memang siap untuk kawin pasti akan membuat buih mau apapun jenisnya.
Tapi biasa nya bagaimana tingkat ke stresan ikan juga.
sepertinya begitu karena pengalaman saya juga kalau misalnya tidak sejenis malah tidak kawin , malah jadi berantem dan hidup bersama tanpa kawin :D

Anonymous said...

gan, usia ideal u/ cupang kimpoi brapa bulan??
jantan berapa betina berapa? emang harus pake substrat ya?

Rahmad Syamsudinvigo said...

Gan , bagaimana cara membedakan telur-telur yg membusuk dengan yg tidak...???
dan ap berpengaruh jika suhu air tempat pemijahan yg relatif rendah??...
soalnya punya saya sudah bertelur tapi ud 48 jam belum ad tanda2 yg menetas...
tolong bantuannya y Gan...

Sulaiman Agan said...

kira2 10-12 bulan kalau sudah sebesar jempol lah kira2 , intinya harus berbuih dan betinanya pun siap kawin.
bisa dibedakan ama jantannya kalau sudah ada telur nanti yg merawat jantannya , telur2nya dijaga ama jantannya ga gan?

Fiky Ashariza said...

gan pada waktu anakan menetas memang keliatan banyak, lalu berhari2 sekitar 3hari tiba2 tinggal sedikit dan lamakelamaan habis, itu gmn gan apa musti ganti air? soalnya didalam air tsb lama2 seperti ada kotoran yang bisa menjerat si ikan kecil sehingga mati? kira2 ada solusi apa? ato ada obat khusus agar kotoran2 tersebut tidak muncul, trims sebeumnya.

Sulaiman Agan said...

coba saat anakan menetas pisahkan cupang jantan dari wadahnya , dan beri makan kutu air tapi jangan kebanyakan karena nanti malah mengotori dan mati. mungkin karena kondisi airnya juga sudah lama , coba ganti airnya tp hati2 karena nanti ikannya mati/stres , mending di diamkan saja

Oswald Bryan said...

Cupang Cowo-an punyaku disiripnya kok jadi ngikutin betinanya ?
itu kenapa , cuma digabungin mau kawin, ekornya tadinya besar jadi kayak Crowntail(serit) gitu.
Tolong komentarnya bang Sulaiman

Sulaiman Agan said...

ohh mungkin cupang cewe nya terlalu agresif atau pernah di kawinkan dengan cupang jantan lain , karena biasanya kalau sudah pernah dikawinkan sudah susah bertelur(bukan berarti tidak bisa) ,jadi lebih teliti lg membeli cupang betina nya jgn beli yg telalu agresif :)
semoga membaantu :)

Anonymous said...

Gan ikan ane udh betelur tuh didasar"nya banyak kotoran ikan jantannya itu ngeri airnya jadi kotor terus ngefek ke burayaknya Ada solusi?

Sulaiman Agan said...

mending kalau sudah menetas pisahkan saja jantannya , dan pindakan ke tempat yg lebih besar anak2 ikannya , dan beri makan kutu air , sepertin kalau kotor begitu tidak apa2

Juni Hartono said...

trim's atas saran"nya.. jd mau nyobai jg..

frezi said...

Gan, anak cupang ane udh berumur 15 hri, skrng ane kasih makan microworm. Yg jadi pertanyaan, cupang ane bru makan itu microworm ktika dia udh nympe dasar aquarium. Trus ada jg ikan yg di permukaan aja, nggk mau ke dasar. Otomatis dia ngggk makan krna microworm nya di dasar. Ikan yg dipermukaan itu kenapa ya?

Anonymous said...

gan cara cari kutu tuh dimana ?

Yanto said...

Jual produk-produk untuk pembenihan ikan al : Artemia, Spirulina, Ovaprim, Vitamin ikan dll. Untuk informasi dan pemesanan silahkan hub 0812 284 1280 dan PIN BB 2921197E

bagaskara said...

mas caa membedakan betina ama jantan yg sudah siap kwn bagaimana ya mas?tp say tdk tau umur pejantan dan betinanya?

AchmadSyarofi Gokprenk said...

Yg jelas usia ikan cupang yg bsa di kawin kan mnginjak usia 5 bulanan.

noval said...

maaf ikut tanya kalo ikan cupang saya sudah bertelur tapi cara pisah hin betina nya gimana takut kena telur nya yang di gelembung/busa maaf kasih infonya

Imam Nu Solikin said...

Berguna banget nih , makasih gan postinganya

Imam Nu Solikin said...

Berguna banget nih , makasih gan postinganya

Imam Nu Solikin said...

Berguna banget nih , makasih gan postinganya

Imam Nu Solikin said...

Berguna banget nih , makasih gan postinganya

hormon tumbuhan said...

PUSAT SARANA BIOTEKNOLOGI AGRO

menyediakan bio aqua untuk keperluan penelitian, laboratorium, mandiri, perusahaan .. hub 081805185805 / 0341-343111 atau kunjungi kami di https://www TOKOPEDIA.com/indobiotech temukan juga berbagai kebutuhan anda lainnya seputar bioteknologi agro

PrabuTaekwondoTips said...

Gan, kok betina yang ane agresif ya alias ngokok gitu ke yang jantanya. Gapapa tuh?

PrabuTaekwondoTips said...

Gan, kok betina yang ane agresif ya alias ngokok gitu ke yang jantanya. Gapapa tuh?

Agus MoCha said...

@PrabuTaekwondo

Kalau ukuran betina lebih besar dari pejantan atau sama besar. kemungkinan akan bertarung. tetapi setelah itu mereka akan memulai perjodohan. gapapa mas, punya saya juga begitu dan sekarang sudah berhasil memiliki burayak

Tholut Zubair said...

Gan waktu pemijahan indukan diberi pakan nggak?

Mahesya Dwie said...

Kalo wktu di pedekatein ksh mkan jangan gan

Mahesya Dwie said...

Kalo wktu d pdkt in ksh mkan jgn gan. Oya punya ane udh 3 hr d pdkt in tp baru dikit gelembungnya.. Kira2 itu jodoh ga ya.. Bls gan.. Thx

Ridwan Ali said...

Mas kalo masih 3 bulanan boleh apa tidak untuk pemijahan karena saya hanya punya yang 3 bulan

Unknown said...

Mas klo baru menetas banyak yang di bawah terus gk keatas keatas trus gimana

Sukarman H said...

Berapa cm kedalam airnya yah untuk idealnya buat persiapan pemijahan

Sukarman H said...

Berapa cm kedalam airnya yah untuk idealnya buat persiapan pemijahan

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India